Minggu, 28 Oktober 2012

6 Jenis Perempuan Yang Wajib Dijauhi


      Sekarang saya posting tentang soal-soal wanita...
alhamdulillah saya tidak memiliki sifat-sifat di bawah ini..
hehehehhe

 (bukan nya bohong... tapi ada sedikit :D )
langsung saja ke.......
 TKP

6 Jenis Perempuan Yang Wajib Dijauhi


Lelaki digalakkan untuk mencari isteri solehah. Jauhi jenis perempuan-perempuan di bawah untuk dijadikan istri niscaya kamu akan bahagia :

1. Al-Anaanah : Banyak keluh kesah. Yang selalu merasa tak cukup.

2. Al-Manaanah : Suka mengungkit. Kalau suami melakukan perkara yang dia tak berkenan maka diungkitlah segala hal tentang suaminya itu.
3. Al-Hunaanah : Ingin pada suami yang lain atau berkenan kepada lelaki yang lain.
   4. Al-Hudaaqah : Suka memaksa. Bila hendak sesuatu maka dipaksa suaminya melakukannya. Pagi, petang malam asyik menekan dan memaksa suami.
5. Al-Hulaaqah : Sibuk bersolek atau tidur atau santai-santai hingga lalai dengan ibadah-ibadah asas, seperti solat berjemaah, wirid zikir, mengurus rumah-tangga, berkasih sayang dengan anak-anak.
6. As-Salaaqah : Banyak berbicara, bergosip. Siang malam, pagi petang asik bergosip. Apa saja yang suami kerjakan selalu tidak benar dimatanya. 
By: Wulan sary seeyou...
:D 

»»  READMORE...

Rabu, 24 Oktober 2012

7 HUKUM CINTA


7 HUKUM CINTA

1.jangan ada pacar/orang lain d hatimu
 
2.jangan milih pacar yang mirip mantanmu
 

3.jangan pernah menyebut nama mantanmu d depan pacarmu        
                                  
4.ingat dan rayakanlah hari jadianmu 
5.hormatilah calon mertuamu,agar kamu dterima menjadi menantunya 
6.jangan membunuh CINTA yg telah d jalani bersama
7.jangan sekali-kali kamu SELINGKUH
                                                                 

By: wulan sary :P
follow me. : @wulan_hurricane
»»  READMORE...

Minggu, 21 Oktober 2012

Makalah Al-kindi


MAKALAH
FILSAFAT UMUM
PEMBAHASAN TENTANGAL-KINDI




Disusun Oleh : Kelompok II
1.                 Adek indramayu
2.                 Syamsul bahri
3.                 Wulan sari
4.                 Rati evawasi
5.                 Lisa manja putri
6.                 Kamilis
7.                 Reza faulina
Dosen Pembimbing: H.ISMAIL,S.Ag
STIT AL-YAQIN
 SIJUNJUNG
2012



KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas terselesaikannya makalah ini. Makalah ini kami susun untuk memenuhi tugas mata kuliah Filsafat umum semester satu STIT Al-Yaqin.
Di dalam makalah ini kami membahas tentang  Al - Kindi.
Makalah ini sudah tentu jauh dari sempurna. Kritik dan saran sangat kami harapkan untuk perbaikan makalah ini. Tidak luput kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu atas terselesaikannya makalah ini.
Semoga makalah ini bermanfaat bagi kemaslahatan umum.

Penyusun












DAFTAR  ISI
KATA PENGANTAR .........................................................................   2
DAFTAR ISI …………………………………………………………    3
BAB I ………………………………………………………………….    4
BAB II ………………………………………………………………..
1.         RIWAYAT  AL-KINDI…………………………..............      5
2.         KARYA AL-KINDI…………………………………........      6
3.         FILSAFAT AL-KINDI…………………...........................      6
4.         FILSAFAT FISIKA AL-KINDI........................................      7
6.         METAFISIKA AL-KINDI…………………………....... .     8
7.         SIFAT – SIFAT TUHAN...................................................     8
BAB III……………………………………………………………....    10
1.         Kesimpulan …………………………………..……….....
2.         Saran …………………………………..……………….....
DAFTAR PUS TAKA ……………………………………………      11








BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Filsafat adalah ilmu yang membahas tentang hakekat sesuatu, baik yang bersifat teoritis ataupun yang bersifat praktis yakni pengetahuan yang harus diwujudkan dengan amal baik. Sampailah kita pada pengertian filsafat islam yang merupakan hubungan dari filsafat dan islam. Filsafat islam adalah filsafat yang tumbuh di negri islam dan dibawah naungan Negara islam, tanpa memandang agama dan bahasa-bahasa pemiliknya.
Untuk lebih jelasnya berikut ini kami dari kelompok I akan menguraikan dari mata kuliah filsafat islam dengan tema tokoh filsafat islam Al-kindi.dengan pembahasan sebagai berikut
B. Rulusan masalah
1. Riwayat Hidup Al-kindi
2. Karya-karya Al-kindi
3. Filsafat Al-kindi
4. Filsafat Fisika
5. Metafisika
6. Sifat-sifat Tuhan
Demikianlah makalah ini kami buat dan sekiranya ada kekurangan yang terdapat dalam makalah ini kami kelompok I(satu) mohon ma'af dan kami siap menerima kritikan sehat yang sifatnya membangun terutama dari Bapak Dosen Filsafat Islam dan kepada sahabat-sahabati yang membaca makalah ini. Kami berharap setelah membaca makalah yang sederhana ini kita dapat memetik ilmu dan menambah wawasan kita semua.




BAB II
PEMBAHASAN
1.Riwayat Hidup Al-Kindi
Nama Al-kindi adalah nisbat pada suku yang menjadi asal cikal-bakalnya yaitu banu kindah. Banu Kindah adalah suku keturunan kindah yang sejak dulu menempati kindah selatan jazirah arab yang tergolong memiliki apresiasi kebudayaan yang cukup tinggi dan banyak dikagumi orang.
Nama lengkap al-kindi adalah Abu Yusuf Ya'kub bin Isyhaq Ash-Sabah bin Imran bin Isma'il bin Asy'ats bin Qays Al-Kindi. Ia dilahirkan di Kuffah tahun 185 H (801 M). ayahnya, ishaq ash-sabah, adalah gubernur kuffah pada masa pemerintahan Almahdi dan Harun Arrasyid dari Bani Abbas. Ayahnya meninggal beberapa thun setelah al-kindi lahir. Dengan demikian Al-Kindi di besarkan dalam keadaan yatim.
Memperhatikan tahun lahirnya, dapat diketahui bahwa Al-kindi hidup pada masa keemasan kekuasaan Bani 'Abbas. Pada masa kecilnya, Al-Kindi sempat merasakan masa pemerintahan kholifah Harun Al-Rosyid yang terkenal sangat memperhatikan dan mendorong perkembangan ilmu pengetahuan bagi kaum muslim.pada masa pemerintahannya, bagdad menjadi pusat perdagangan sekaligus pusat ilmu pemgetahuan.
Al-Rosyid mendirikan semacam akademi atau lembaga , tempat pertemuan para ilmuan yang disebut dengan Bayt Al-Hikmah (balai ilmu pengetahuan). Al-Rasyid wafat pada tahun 193 H (809 M) ketika Al-Kindi masih berumur 9 tahun. Sepeninggal Al-Rosyid, putranya Al-Amin yang menggantikannya sebagai Kholifah.
Setelah wafatnya Al-Amin, kekholifahan diganti oleh saudaranya Al-Makmun. Dan pada masa inilah Al-Kindi muncul sebagai seorang tokoh yang mendapat kepercayaan untuk menerjemahkan kitab-kitab yunani kedalam bahasa arab, bahkan ia member komentar terhadap pikiran-pikiran pada filosof yunani.
Al-Kindi yang dilahirkan di Kuffah pada masa kecilnya memperoleh pendidikan di Bashrah. Tentang siapa-siapa gurunya tidak dikenal, karena tidak tarekam dalam sejarah hidupnya.tetapi dapat dipastikan ia mempelajari ilmu-ilmu sesuai dengan kurikulum pada masanya. Ia mempelajari Al-Qur'an, membaca, menulis, dan berhitung.
2.Karya-Karya Al-Kindi
Karya ilmiah Al-Kindi kebanyakan berupa makalah-makalah' tetapi jumlahnya amat banyak, ibnu nadim dalam kitabya Al-Fihris, menyebutkan lebih dari 230 buah. George N. atiyeh menyebutkan judul-judul makalah dan kitab-kitab karangan Al-Kindi sebanyak 270 buah, dalam bidang filsafat, karangan Al-Kindi pernah diterbitkan oleh Prof. Abu Ridah (1950) dengan judul Rasail Al-Kindi Al-Falasafah.
Karangan-karangan Al-Kindi mengenai filsafat menunjukkan ketelitian dan kecermatannya dalam memberikan batasan-batasan makna istilah-istilah yang dipergunakan dalam terminology ilmu filsafat .masalah-masalah filsafat yang ia bahas mencakup apistimologi, Metafisika, etika, dan sebagainya.sebagaimana halnya para penganut aliran phitagoras.
Dari karangan-karangannya dapat diketahui bahwa Al-Kindi adalah penganut aliran eklektisisme. Dalam metafisika dan kosmologi ia mengambil pendapat-pendapat Aristtoteles, dalam psikologi ia mengambil pendapat plato, dalam bidang etika ia mengambil pendapat Socrates dan plato.meskipun demikian, kpribadian Al-Kindi sebagai filosof muslim tetap bertahan.
Sebagai seorang filosof yang mempelajari mempertemukan agama dan filsafat yunani, Al-Kindi banyak menghadapi tantangan para ahli agama. Sebagai seorang pelopor yang dengan sadar berusaha mempertemukan agama dengan filafat yunani, Al-Kindi mengatakan bahwa filsafat adaalah semulia-mulia ilmu dan yang tertinggi martabatnya, dan filsafat menjadi kewajiban setiap ahli pikir untuk memiliki filsafat itu.
Dengan demikian, bagi Al-Kindi berfilsafat tidaklah berakibat mengaburkan dan mengorbankan keyakinan agama, seperti yang dituduhkan orang kepadanya. Filsafat sejalan dan dapat mengabdi kepada agama.
3. Filsafat Al-Kindi
Al-Kindi banyak menyajikan definisi filsafat tanpa mengatakan bahwa definisi mana yang menjadi miliknya, yang disajikan adalah definisi-definisi filsafat terdahulu, itupun tampa ditegaskan dari siapa diperolehnya. Mungkin dengan menyebut dengan berbagai macam defenisi itu dimaksud bahwa pengertian yang sebenarnya tercakup dalam semua defenisi yang ada, tidak hanya pada salah satunya, hal ini berarti bagi Al-Kindi, bahwa untuk memperoleh pengertian lengkap dari filsafat itu harus memperhatikan semua unsur yang terdapat dalam semua definisi tentang filsafat. Definisi-definisi Al-Kindi sebagai berikut:
1.Filsafat terdiri dari dua kata, philo, sahabat dan Sophia, kebijaksanaan. Filsafat adalah cinta kepada kebijaksanaan, definisi ini berdasar atas etimologi yunani dari kata-kata itu.
2.Filsafat adalah mempunya upaya manusia meneladani perbuatan-perbuatantuhan sejauh dapat dijangkau oleh kemampuan akal manusia.
3.Filsafat adalah latihan untuk mati, yang dimaksud dengan mati adalah bercerainya jiwa dari badan.
4.Filsafat adalah pengetahuan dari segala pengetahuandan kebijaksanaan dari segala kebijaksanaan.
5.Filsafat adalah pengetahuan manusia tentang dirinya. Definisi ini menitik beratkan pada pungsi filsafat sebagai upaya manusia mengenal dirinya sendiri.
6.Filsafat adalah pengetahuan tentang segala sesuatu yang abadi dan secara menyeluruh ( umum ).
Al-Kindi juga menegaskan bahwa filsafat yang paling tinggi tingkatannya adalah filsafat yang berupaya mengetahui kebenaran yang pertama, kuasa dari semua kebenaran. Filosof yang sempurna dan sejati adalah yang memiliki pengetahuan tentang yang paling utama.
4. Filsafat Fisika
Soal fisika di uraikan oleh Al-kindi dalam beberapa risalahnya. Risalah –risalah ini pun masih menunjukkan corak aristoteles dan platonisme, dengan jalan memilih dan menggabungkan pikiran-pikiran kedua filosof tersebut.
Al-kindi mengatakan bahwa ala mini ada illat-nya (sebab) yanh jauh dan menjadikan sebagiannya sebagai Illat bagi yang lain. Oleh karena itu, ala mini asalnya tidak ada, kemudian menjadi ada, karena di ciptakatan oleh tuhan, dan kerenanya pula, ia tidak dapat membenarkan qadimnya alan.
Ia mengatakan bahwa di dalam ala mini terdapat bermacam-macam gerak, antara lain gerak kejadian dan empat illat yang telah di perkatakan oleh Aristoteles sebelumnya, yaitu
1.      illat-materi atau illat unsure (illat addiyah; material cause),
2.      illat bentuk (illat shuriyah; form cause),
3.      illat pencipta (illat fa’ilah; movingcause),
4.      illat tujuan (illat ghayah; final cause).
Ia akhirnya sampai ada yang dinamakan “illat pencipta terjauh” , bagi tiap –tiap kejadian kemusnahan, yaitu illat- pertama atau Tuhan , dan ia juga sampai kepada illat terdekat, yaitu semua benda langit yang bekerja untuk menjadikan atau memusnahkan dengan perantaraan empat unsur di atas.
5. Matefisika
Sebagai talah disebutkan dimuka, Al-Kindi mengatakan bahwa filsafat yang tertinggi martabatnya adalah filsafat pertama yang membicarakan tentang causa prima. Filsafat matefisika Al-Kindi ditulis dalam beberapa makalahnya, khususnya dalam dua makalah, yaitu tentang filsafat pertama tentang Ke-Esaan tuhan dan berakhirnya alam.
Tentang hakikat tuhan, Al-Kindi mengatakan bahwa tuhan adalah wujud yang haq (sebenarnya) yang tidak pernah tiada sebelumnya dan tidak akan pernah tiada selamanya. Yang ada sejak awal dan akan senentiasa ada selamanya. Tuhan adalah wujud yang sempurna, yang tidak pernah didahului oleh wujud yang lain dan wujudnya tidak akan pernah berakhir serta tidak ada wujudlain melainkan dengan perentaranya.
6. Sifat-sifat Tuhan
Persoalan sifat-sifat tuhan ramai di bicarakan orang pada masa al-kindi, dan dalam hal ini, ia mengikuti pendirian golongan mu’tazilah. Di antara sifat-sifat tuhan ialah KEESAAN, suatu sifat yang paling khas bagi-Nya. Tuhan itu zat-Nya dan satu dalam hitungan. Karena itu pula sifat tuhan  ialah Mahatahu, yang Maha Berkuasa, yang Mahahidup, dan seterus nya.
Al-kindi membuktikan keesaan tersebut dengan mengatakan bahwa Ia bukan benda(huyula, maddah); bukan form (shurah); tidak mempunyai kualitas; tidak mempunyai kualitas; tidak berhubungan dengan yang lain (idhafah), misalnya  sebagai ayah atau ana; tidak bias disifati dengan apa yang ada dalam pikiran; bukan genus, bukan differentia (fasl);bukan proprium (khassah), bukan accident (aradh); tidak bertubuh, tidak ada yang bergerak. Oleh karena itu , Tuhan adalah keesaan berkala, tidak ada yang lain kecuali keesaan itu semata. Begitu pula, Tuhan bersifat azali, yaitu zat yang sama sekali tidak bisa dikatakan pernah tidak ada, atau pada permulaan nya ada,melainkan zat yang adadan wujud-Nya tidak bergantung pada yang lain-Nya atau bergantu pada "sebab”; tidak ada yang menjadikan-Nya dan tidak ada sebab yang ia ada; Zat yang kerena-Nya iaada bukan subjek atau predikat.
Zat yang azali tidak rusak (musnah). Ia tidak bergerak, karena dalam gerak itu ada pertukaran yang tidak sesuai dengan wujud tuhan yang sempurna. Karena za yang azali itu tidak bergerak ,zaman (waktu)tidak berlaku padanya, karena Zaman itu adalah bilangan gerak. Akan tetapi, zat tersebut mempunyai sefat khusus yang disembutnya “ibda” artinya menjadikan sesuatu tiada, tampa mengandung pengertian bahwa ia mempunyai perasaan atau menerima pengaruh (infi’al atau taatstsur).
Tuhan adalan sebab-pertama (first cause), dimana wujud-Nya bukan karena sebab yang lain. Ia adalah zat  yang menciptakan, tetapi bukan di ciptakan; menciptakan segala sesuatu dari tiada. Ia adalah  zat yang menyempurnakan, tetapi buka di sempurnakan. (A. Hanafi, 1991 :78)

















BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Al-kindi adalah filosof islam yang mula-mula secara sadar berupaya mempertemukan ajaran-ajaran islam dengan filsafat yunani. Sebagai seorang filosof, al-kindi amat percaya kepada kemampuan akal unt06/10/2012uk memperoleh pengetahuan yang benar tentang realitas. Tetapi dalam waktu yang sama diakuinya pula keterbatasan akal untuk mencapai pengetahuan metafisis.
Oleh karenanya menurut al-kindi diperlukan adanya Nabi yang mengajarkan hal-hal diluar jangkauan akal manusia yang diperoleh dari wahyu Tuhan. Dengan demikian, al-kindi tidak sependapat dengan para filosof yunani dalam hal-hal yang dirasakan bertentangan dengan ajaran agama islam yang diyakininya. Misalnya mengenai kejadian alam berasal dari ciptaan Tuhan yang semula tiada,
berbeda dengan pendapat aristoteles yang mengatakan bahwa alam tidak diciptakan dan bersifat abadi. Oleh karenanya al-kindi tidak termasuk filosof yang dikritik al-ghazali dalam kitabnya tahafut al-falasifah (kerancuan para filosof).
Karangan-karangan al-kindi umumnya berupa makalah-makalah pendek dan dinilai kurang mendalam dibandingkan dengan tulisan-tulisan farabi. Namun sebagai filosof perintis yang menempuh jalan bukan seperti para pemikir sebelumnya, maka nama al-kindi memperoleh cetak biru dan mendapat tempat yang istimewa di kalangan filosof sezamannya dan sesudahnya. Tentu saja ahli-ahli pikir kontemporer yang cinta kebenaran dan kebijaksanaan akan senantiasa merujuk kepadanya.
B. SARAN
Kepada para Teman-teman Sekalian dianjurkan untuk memahami ttg pmikiran Al-Kindi ini agar nantinya kita bisa memahami dan juga mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.



                                    DAFTAR PUSTAKA

Dr. Hasyimsyah Nasution, M.A, Filsafat Islam, Jakarta: gaya media pratama, cet.III, 2002.
Dr. H.A. Mustafa, Filsafat Islam, Bandung: pustaka setia, cet. II, desember 2004.
Prof.Dr.H. Abu Bakar Aceh, sejarah filsafat islam,Jakarta :CV. Ramadani, cet.I, 1970.
Yunasril Ali, perkembangan pemikiran falsafi dalam islam, Jakarta: bumi aksara, cet.I, 1991.
Dr. Ahmad Fuad Al Ahwani, Filsafaf Islam, Jakarta: pustaka firdaus, cet. 8, 1997.Harun Nasution, Falsafat dan mistisisme dalam islam, Jakarta: bulan bintang, cet.10, 1999.

»»  READMORE...

Kamis, 18 Oktober 2012

NO Galau NO Insomnia


Obat tidur buat sob semua...

di coba praktek di rumah juga gpp :D
langsung ajha ke TKP

Kamu susah tidur? Atau pengen cepet-cepet tidur biar bisa ketemu gebetan yang cuma bisa ditemuin di mimpi? Jangan khawatir, gw punya ide obat tidur yang pasti sebenernya kamu udah tau, tapi nggak sadar:
1. Rekaman Ceramah
Kalo ada yang lagi ceramah sebelumnya, kamu harus rekam dulu. Terus pas susah tidur bisa diputar ulang. Kamu bisa tidur nyenyak pasti.
2. Guru yang Udah Tua
Guru di sekolah kalo umurnya udah agak tua, pasti ngajarnya akan bikin ngantuk. Mulut kamu akan nguap dengan sendirinya pas dengerin dia ngajar. Undang ke rumah biar kamu bisa tidur lelap.
3. Pidato Presiden
Nyalain TV, siapa tau ada presiden lagi pidato. Tinggal tunggu waktu aja mata kamu akan merem dengan sendirinya.
4. Buku Pelajaran
Baca aja benda ini, dan kamu akan tertidur dalam hitungan 10… 9… 8… Zzz…
Kamu biasanya ketiduran gara-gara apa sob?
Silahkan comentar
[sepenuhnya dikutip dari: Nyunyu.Com] Bye : Wulan sary :) :P
»»  READMORE...